ANALISIS PERILAKU PROSOSIAL PADA BERITA RELAWAN PENANGGULANGAN BENCANA INDONESIA
ANALISIS PERILAKU PROSOSIAL PADA BERITA RELAWAN PENANGGULANGAN BENCANA INDONESIA
Oleh
Jodi Azis Satiari
F.111.21.0153
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS SEMARANG
2022
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua sehingga saya dapat menyelesaikan analisis berita ini dengan baik. analisis ini disusun untuk melengkapi tugas mata kuliah Psikologi Sosial. Terimakasih pula kami ucapkan kepada dosen pengampu yang telah memberikan kepercayaan kepada saya dalam menyelesaikan tugas analisis berita yang berjudul “Analisis Perilaku Prososial Pada Berita Relawan Penanggulangan Bencana Indonesia”
Dalam penyusunan ini penulis menyadari bahwa analisis ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran sangat penulis harapkan demi kesempurnaan analisis ini pada akhirnya. Akhir kata, penulis berharap semoga laporan ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi penulis khususnya dan bagi pembaca umumnya. Amin.
Semarang, 6 januari 2023
CIANJUR - Hari relawan sedunia ditetapkan oleh Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) setiap tanggal 5 Desember, di Indonesia peringatan tersebut menjadi berbeda pada tahun ini, dikarenakan suasana berduka. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Indonesia dilanda bencana gempa, tepatnya wilayah Kabupaten Cianjur diguncang gempa bermagnitudo 5.6 pada Senin (21/11). Pangarso Suryotomo selaku Direktur Kesiapsiagaan BNPB mengatakan, sejak terjadinya gempa Cianjur relawan tanpa adanya perintah, tanpa mengharap upah, langsung berbondong-bondong hadir di Cianjur.
"Relawan seluruh Indonesia hadir mulai awal terjadinya gempa, sebanyak ribuan orang dan ratusan organisasi terlibat dalam penanganan bencana di sini," ucap Pangarso di Kantor Bupati Cianjur, Jawa Barat pada Senin (5/12). Peringatan kali ini dilakukan secara mendalam dan penuh khidmat, sekaligus sebagai sarana berbagi kisah dan pengalaman para relawan selama bertugas di Cianjur.
REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR Menjadi relawan untuk membantu korban terdampak bencana bukan pilihan mudah. Sebab relawan harus mengorbankan waktu dan tenaga serta pikiran dalam membantu warga yang terkena dampak bencana. Salah satunya relawan dalam penanganan bencana gempa Cianjur yang terjadi pada 21 November 2022 lalu. Dalam peristiwa ini ribuan relawan dari ratusan organisasi atau lembaga ikut bergabung dalam penanganan bencana baik merawat korban yang terluka, evakuasi korban, penyaluran logistik hingga menyediakan makanan bagi para warga terdampak bencana di lokasi pengungsian. Data Pemkab Cianjur menyebutkan organisasi relawan yang tercatat dalam penanganan bencana hingga 3 Desember 2022 mencapai sebanyak 468 yang bekerja di 15 sektor. Dengan jumlah relawan sebanyak 6.555 orang dari berbagai daerah.
Di antara ribuan orang tersebut ada seorang relawan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur. Cici Airin Destriyani (20 tahun) warga Desa Panyusuhan, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur yang ikut bergabung di dalamnya. Mahasiswa tingkat akhir jurusan keperawatan Universitas Indonesia Maju (Uima) Jakarta ini secara sukarela bergabung dalam penanganan bencana sejak hari kejadian pada 21 November 2022 lalu hingga sekarang.
Bupati Cianjur Herman Suherman memberikan apresiasi kepada para relawan yang dengan sukarela mau bergabung dalam penanganan bencana gempa di Cianjur. Mereka ada yang terlibat dalam pencarian dan pertolongan korban, perawatan korban luka, hingga penyaluran logistik kepada warga terdampak bencana gempa.
Selain relawan, warga dan instansi pemerintah ser ta lembaga non pemerintah memberikan donasinya dalam membantu korban gempa Cianjur yang dikelola Pemkab Cianjur. Data terakhir hingga 5 Desember 2022 lalu donasi yang terkumpul mencapai Rp 11 miliar.
PENDAHULUAN
Sebagaimana diketahui, manusia adalah makhluk sosial, yaitu makhluk yang selalu membutuhkan sesamanya dalam kehidupan seharihari. Karena itu, tidak dapat dihindari bahwa manusia harus selalu berhubungan dengan manusia lainya (Sarwono dan Meinarno, 2013:185). Kehidupan sekarang ini sering dijumpai individu yang hanya mementing kan diri sendiri dan mengutamakan kesenangan diri sendiri dahulu dari pada orang lain, hal tersebut mengakibatkan manusia menjadi makhluk individual.
Sebagai makhluk sosial, manusia dalam kehidupan sehari-hari tidak lepas dari sikap tolong menolong. Karena itu, dalam kehidupan sehari-hari sikap tolongmenolong antar sesama manusia menjadi hal yang penting. Seseorang yang memberikan pertolongan kepada orang lain tanpa harus menyediakan suatu keuntungan langsung pada dirinya, dan bahkan melibatkan suatu resiko bagi dirinya sendiri dikenal dengan istilah perilaku prososial.
Dovidio, Piliavin, dan Schroeder (dalam Mercer dan Clayton 2012 : 121) mencatat bahwa istilah prososial “mewakili suatu kategori tindakan yang luas yang didefinisikan oleh suatu segmen signifikan masyarakat dan atau kelompok social seseorang sebagai tindakan yang secara umum bermanfaat bagi orang lain”.
Menurut Clark dan Batson (dalam Rahman, 2013:220) perilaku menlong merupakan bagian dari perilaku prososial, yang dipandang sebagai segala tindakan yang ditujukan untuk memberikan keuntungan pada satu orang atau banyak orang. Pendapat ini didukung oleh menurut Sears (dalam Istiana 2016:2) perilaku prososial adalah segala bentuk tindakan yang dilakukan atau direncanakan untuk menolong orang lain.
Salah satu kegiatan yang menunjukan perilaku prososial adalah kegiatan yang dilakukan relawan. Seperti organisasi relawan Penanggulangan Bencana yang mau terjun langsung di tempat bencana, tepatnya di Cianjur yang diguncang gempa bermagnitudo 5.6 pada Senin (21/11).
PEMBAHASAN
Pada analisis ini yang melibatkan relawan seluruh Indonesia hadir mulai awal terjadinya gempa, sebanyak ribuan orang dan ratusan organisasi terlibat dalam penanganan bencana gempa, tepatnya wilayah Kabupaten Cianjur. Relawan tanpa adanya perintah, tanpa mengharap upah, langsung berbondong-bondong hadir di Cianjur. Dalam peristiwa ini ribuan relawan dari ratusan organisasi atau lembaga ikut bergabung dalam penanganan bencana baik merawat korban yang terluka, evakuasi korban, penyaluran logistik hingga menyediakan makanan bagi para warga terdampak bencana di lokasi pengungsian. Selain relawan, warga dan instansi pemerintah serta lembaga non pemerintah memberikan donasinya dalam membantu korban gempa Cianjur yang dikelola Pemkab Cianjur.
Perilaku prososial mencakup kategori yang lebih luas meliputi segala bentuk tindakan yang dilakukan atau direncanakan untuk menolong orang lain, tanpa memperdulikan motif-motif si penolong. Perilaku prososial berkisar dari tindakan altruisme yang tanpa pamrih atau tidak mementingkan diri sendiri sampai tindakan menolong yang sepenuhnya dimotivasi oleh diri sendiri (Widyastuti, 2014). Altruisme adalah tindakan sukarela yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang untuk menolong orang lain tanpa mengharapkan imbalan apapun.
Dalam perilaku prososial ada beberapa Tahap Pengambilan Keputusan Untuk Membantu Orang Lain yaitu menyadari situasi darurat seperti bencana ini, mengiterpretasikan keadaan sebagai situasi darurat, mengansumsikan tanggung jawab untuk menolong, mengetahui apa yang harus dilakukan, mengambil keputusan terakhir untuk menolong
Ada pula factor yang mempengaruhi perilaku sosial salah satunya factor lingkungan yaitu terjadinya bencana gempa yang melanda Cianjur, mengakibatkan para relawan tergerak untuk terjun langsung ke lokasi bencana tersebut. Dalam perilaku prososial terdapat beberapan aspek diantaranya berbagi, menolong,dermawan, kerja sama, jujur. Yang harus dimiliki setiap orang.
KESIMPULAN
Berdasarkan analisis ini perilaku prososial timbul karana adanya rasa ingin menolong sesama manusia yang mengalami kesulitan atau terkena musibah. Seperti halnya para relawan yang mau menolong tanpa mengharap upah. Merupakan Tindakan Altruisme adalah tindakan sukarela yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang untuk menolong orang lain tanpa mengharapkan imbalan apapun.
DAFTAR PUSTAKA
Muhari, Abdul, Ph.D. (2022). Relawan Penanggulangan Bencana Indonesia Adalah Orang Hebat. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB
Nurul, Riga Imam. (2022). Relawan Bencana Gempa Cianjur Bertahan demi Kemanusiaan dan Korbankan Waktu. https://www.republika.co.id/
Wibowo, Tri. (2020). HUBUNGAN ANTARA EMPATI DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA RELAWAN SAR BUMI SERASI KABUPATEN SEMARANG. Fakultas Psikologi Universitas Semarang

Komentar
Posting Komentar